Reservasi Rafting Klik Memulai Chat Disini
WhatsApp
085257536567

Rafting atau arung jeram adalah aktivitas petualangan yang penuh adrenalin, keseruan, dan kerja sama tim. Meski terlihat seperti permainan yang bebas dan spontan, rafting sebenarnya memiliki aturan dan etika yang wajib dipatuhi oleh setiap peserta. Etika ini bukan hanya dibuat untuk menjaga keselamatan, tetapi juga agar perjalanan rafting terasa menyenangkan bagi seluruh anggota tim.

Sayangnya, masih banyak peserta yang melakukan kesalahan kecil tanpa sadar saat berada di atas perahu, yang justru bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, memahami apa saja yang tidak boleh dilakukan saat rafting adalah hal penting sebelum turun ke sungai.

Artikel ini akan membahas lengkap tentang hal-hal yang perlu kamu hindari agar pengalaman rafting berjalan aman, nyaman, dan maksimal.

1. Jangan Panik Berlebihan Saat Melewati Jeram

Panik adalah reaksi alami ketika menghadapi situasi menegangkan, terutama saat perahu mulai oleng atau air menghantam dengan keras. Namun, panik yang berlebihan justru memperburuk keadaan.

Saat panik, peserta biasanya:

  • Menarik dayung sembarangan
  • Berteriak tanpa arah
  • Tidak mendengar instruksi guide
  • Kehilangan keseimbangan

Padahal, pada momen krusial melewati jeram, konsentrasi dan ketenangan sangat dibutuhkan. Ingatlah bahwa guide sudah terlatih dan tahu cara menghadapi setiap kondisi di sungai.

Solusi:
Tarik napas, dengarkan instruksi, dan fokus pada posisi tubuh serta gerakan dayung.

2. Jangan Mengangkat Dayung Terlalu Tinggi

Kesalahan umum lainnya adalah mengangkat dayung terlalu tinggi ketika sedang excited atau panik. Dayung yang terangkat tinggi sangat berbahaya karena:

  • Bisa memukul kepala teman
  • Mengganggu keseimbangan perahu
  • Menyebabkan ritme dayungan berantakan

Saat rafting, dayung bukan hanya alat, tetapi juga bagian dari koordinasi tim. Mengangkatnya sembarangan dapat menyebabkan cedera atau membuat perahu kehilangan kendali saat melewati jeram besar.

Solusi:
Selalu jaga dayung tetap rendah dan arahkan ke air, kecuali saat guide meminta untuk “angkat dayung”.

3. Jangan Berdiri di Atas Perahu Saat Arus Sedang Deras

Berada di atas perahu memang membuat beberapa peserta ingin bergerak bebas atau mengambil posisi yang lebih nyaman. Namun, berdiri di atas perahu saat arus deras sangat berbahaya. Dalam hitungan detik, kamu bisa terpeleset dan jatuh ke air.

Bahkan saat perahu sedang melaju di arus tenang, berdiri tetap tidak disarankan, karena:

  • Bagian bawah perahu licin
  • Pergerakan kecil bisa membuat perahu miring
  • Risiko terjatuh lebih besar

Solusi:
Selalu duduk di posisi yang sudah ditentukan guide dan pegang tali pengaman saat melewati jeram besar.

4. Jangan Melepas Peralatan Keselamatan

Peralatan keselamatan seperti helm dan pelampung (life jacket) sudah didesain khusus untuk melindungi peserta selama pengarungan. Sayangnya, ada saja peserta yang melepas helm karena merasa panas atau membuka pelampung karena merasa sesak.

Ini adalah kesalahan fatal. Tanpa perlindungan, kepala dan tubuhmu rentan terbentur batu, perahu, atau dayung.

Solusi:
Pastikan helm dan pelampung terpasang dengan benar sejak awal hingga selesai. Jika terlalu ketat, minta guide menyesuaikan.

5. Jangan Mengabaikan Instruksi Guide

Guide adalah orang yang paling berpengalaman di atas perahu. Mereka tahu karakter sungai, lokasi jeram, dan apa yang harus dilakukan di setiap kondisi.

Namun, beberapa peserta:

  • Mendayung tidak sesuai aba-aba
  • Terlalu asyik main air
  • Mengobrol saat melintasi jeram
  • Tidak memperhatikan briefing awal

Ini bisa menyebabkan perahu tidak seimbang, salah arah, atau terbalik.

Solusi:
Dengarkan instruksi dengan serius di awal dan saat pengarungan berlangsung.

6. Jangan Menarik Teman Secara Sembarangan

Ketika rafting, sering terjadi situasi di mana perahu miring atau seseorang tergelincir ke air. Dalam kondisi itu, refleks beberapa orang adalah menarik teman mereka secepat mungkin.

Namun, menarik secara sembarangan bisa memperburuk keadaan. Kamu bisa kehilangan posisi duduk, bahkan ikut terjatuh.

Solusi:
Gunakan teknik yang diajarkan guide:
Pegang bahu atau tali pelampung, bukan lengan. Tarik perlahan sambil menjaga keseimbangan.

7. Jangan Membuang Sampah ke Sungai

Sungai adalah bagian dari alam yang harus dijaga. Sayangnya, masih ada peserta yang membuang botol minum, bungkus makanan, atau plastik ke sungai dengan alasan “air akan membawanya pergi”.

Padahal, sampah tersebut merusak ekosistem dan merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai.

Solusi:
Simpan sampah di perahu dan buang di tempat yang disediakan setelah rafting selesai.

8. Jangan Memegang Tali atau Bagian Perahu Secara Sembarangan

Perahu rafting memiliki tali dan bagian-bagian tertentu yang berfungsi untuk keselamatan. Namun, memegang tali di posisi yang salah, terutama saat perahu melewati jeram, dapat menyebabkan jari terjepit atau terpelintir.

Solusi:
Pegang bagian dalam perahu atau tali pengaman yang sudah dijelaskan saat briefing.

9. Jangan Menjulurkan Kaki ke Luar Perahu

Banyak peserta tanpa sadar menjulurkan kaki ke luar perahu saat merasa tidak stabil. Ini sangat berbahaya karena kaki bisa terjepit batu atau terhantam benda keras ketika melewati jeram.

Solusi:
Selalu letakkan kaki di dalam perahu dan posisi “kunci” (foot lock) jika tersedia.

10. Jangan Bercanda Berlebihan Saat Melewati Jeram

Rafting identik dengan tawa dan keseruan. Namun, bercanda berlebihan pada waktu yang tidak tepat bisa membahayakan. Ada peserta yang sengaja mendorong temannya, mengusik keseimbangan perahu, atau menyepelekan instruksi.

Rafting tetaplah aktivitas ekstrem. Sedikit saja kelalaian, risiko kecelakaan bisa meningkat.

Solusi:
Tetap enjoy, tapi tahu kapan harus serius dan kapan boleh santai.

Rafting Aman & Seru Dimulai dari Etika

Etika rafting bukan sekadar aturan, tetapi bentuk tanggung jawab untuk menjaga keselamatan diri dan tim. Dengan memahami apa saja yang tidak boleh dilakukan di atas perahu, pengalaman rafting akan menjadi jauh lebih aman, seru, dan menyenangkan.

Rafting adalah perpaduan antara adrenalin, alam, dan kekompakan—dan semua itu baru bisa dinikmati sepenuhnya jika dilakukan dengan cara yang benar.

Jika kamu siap rafting dalam waktu dekat, pastikan kamu mempraktikkan semua etika di atas. Selamat berpetualang dan tetap aman!

Kunjungi juga web https://pekalenrafting.co.id/  atau hubungi CONTACT PERSON kami untuk informasi lebih lanjut tentang rafting di Probolinggo:
Aries    0852-5753-6567   https://bit.ly/WAaries
Farid   0821-1666-6633   https://bit.ly/WAfarid
Imam  0822-2999-8585   https://bit.ly/WAimam